Tautan-tautan Akses

Pihak Berwenang Indonesia Tangkap 4 Anggota Komunitas Uighur China


Anggota kepolisian tengah mengamati seorang pria yang membentangkan poster menentang kelompok militan ISIS dalam sebuah aksi protes di Jakarta (15/9).
Anggota kepolisian tengah mengamati seorang pria yang membentangkan poster menentang kelompok militan ISIS dalam sebuah aksi protes di Jakarta (15/9).

Polisi mengatakan mereka sedang menyelidiki apakah empat orang tersebut mempunyai hubungan dengan kelompok Negara Islam (ISIS) di Suriah dan Irak.

Empat tersangka militan Islam yang ditangkap di Indonesia akhir pekan ini adalah anggota komunitas etnis minoritas Uighur China dan berusaha untuk bertemu dengan ekstrimis yang paling dicari di Indonesia, demikian kata pihak berwenang hari Senin (15/9).

Polisi mengatakan mereka sedang menyelidiki apakah ke-empat orang itu mempunyai hubungan dengan kelompok Negara Islam(ISIS) di Suriah dan Irak.

Puluhan orang Indonesia telah pergi ke Timur Tengah untuk bergabung dengan kelompok itu dan kelompok militan lainnya dalam setahun terakhir, yang membangkitkan kembali jaringan ekstrimis yang sudah lama ada di Indonesia.

Pihak berwenang Indonesia, yang telah berjuang melawan ekstremis selama bertahun-tahun, telah menghadapi ancaman yang muncul dalam beberapa bulan terakhir. Mereka telah menyatakan kelompok Negara Islam sebagai kelompok terlarang, tetapi Indonesia tidak memiliki undang-undang untuk menghentikan tersangka militan bepergian ke luar negeri.

Empat orang Uighur itu ditangkap hari Sabtu (13/9) di provinsi Sulawesi Tengah, sarang utama militansi di Indonesia.

Juru bicara kepolisian nasional Kolonel Agus Rianto mengatakan, keempat orang itu ditangkap dengan tiga rekan Abu Wardah Santoso, seorang pemimpin militan buronan yang diduga merencanakan pembunuhan beberapa polisi dan tersangka teroris yang paling dicari di Indonesia.

Rianto mengatakan, polisi menemukan stiker dengan simbol Negara Islam di dalam mobil yang mereka gunakan untuk bepergian ketika mereka ditangkap.

Pihak berwenang awalnya mengira empat orang Uighur itu berasal dari Turki, yang memiliki hubungan linguistik dan etnis dengan Xinjiang, wilayah warga Uighur yang terletak di China barat laut.

Recommended

XS
SM
MD
LG